Kalkulator deposito
Halaman ini menjelaskan cara memakai kalkulator deposito untuk memperkirakan bunga, pajak final yang dipotong bank, dan saldo saat jatuh tempo. Pembaca dapat memilih bunga sederhana atau bunga majemuk bulanan, lalu memasukkan suku bunga dari tabel yang tersedia di situs. Hasilnya adalah gambaran kasar, bukan penawaran dari bank mana pun.
Hitung bunga dan saldo akhir
Jawabannya sudah dihitung untuk contoh; ubah isian mana pun untuk menghitung ulang.
Pajak atas bunga deposito
Aturan yang menentukan berapa bunga yang sampai ke rekening Anda. Kami mengutip pasalnya dan tidak menafsirkannya.
- Pajak final atas bunga deposito
- 20%
- dipotong bank dari bunga kotor
- PMK 212/PMK.03/2018, pasal 5 dan 6 3
- Bunga yang tidak dipotong, menurut kutipan pasal
- Rp 7.500.000
- pasal 7 huruf a menyebut simpanan yang "tidak melebihi" jumlah ini; apakah yang dihitung nominal simpanan atau jumlah bunga tidak kami tafsirkan
- PMK 212/PMK.03/2018, pasal 7 huruf a 3
Bukan nasihat pajak. Bank memotong pajak final dan tidak ada pelaporan terpisah untuknya.
Cara memakai kalkulator
Masukkan jumlah dana yang akan disimpan, jangka waktu dalam bulan, dan suku bunga tahunan. Suku bunga dapat diambil dari tabel suku bunga deposito yang tercantum di halaman lain situs ini. Kalkulator lalu menampilkan bunga sebelum pajak, pajak final yang dipotong bank, dan saldo akhir saat jatuh tempo.
Pilih metode perhitungan yang sesuai. Metode bunga sederhana menghitung bunga hanya dari pokok awal selama seluruh jangka waktu. Metode bunga majemuk bulanan menambahkan bunga tiap bulan ke pokok, sehingga bunga bulan berikutnya dihitung dari saldo yang sudah bertambah.
Perhatikan bahwa pajak final dihitung dari bunga, bukan dari pokok. Bank memotong pajak tersebut saat bunga dibayarkan atau saat jatuh tempo, tergantung ketentuan yang berlaku. Saldo akhir yang ditampilkan kalkulator adalah pokok ditambah bunga setelah pajak.
Bunga sederhana dan bunga majemuk
Bunga sederhana dihitung dengan mengalikan pokok, suku bunga tahunan, dan jangka waktu dalam tahun. Karena dasar perhitungannya tidak berubah, bunga tiap periode tetap sama. Cara ini umum dipakai untuk deposito yang bunga dibayarkan di akhir jangka waktu.
Bunga majemuk bulanan menghitung bunga dari saldo yang terus bertambah. Bunga bulan pertama ditambahkan ke pokok, lalu bunga bulan kedua dihitung dari jumlah baru tersebut. Akibatnya total bunga sedikit lebih besar dibanding bunga sederhana pada suku bunga dan jangka waktu yang sama.
Kalkulator ini tidak memodelkan beberapa hal. Pembebasan pajak yang mungkin berlaku bagi nasabah tertentu tidak diperhitungkan, begitu pula penalti pencairan sebelum jatuh tempo dan perpanjangan otomatis. Suku bunga juga dapat berubah saat perpanjangan, sehingga hasil aktual bisa berbeda.
Kesalahan umum adalah memakai suku bunga tahunan sebagai bunga per bulan tanpa membaginya sesuai jangka waktu. Pastikan jangka waktu dan satuan suku bunga sudah sesuai sebelum membaca hasil kalkulator.
Sumber dan tanggal baca
Setiap angka di halaman ini berasal dari salah satu sumber resmi di bawah. Tanggal di kanan adalah kapan kami membacanya.
- 3RegulasiPMK 212/PMK.03/2018, Direktorat Jenderal Pajakwww.pajak.go.idpajak final bunga deposito